Kiat Mengatasi Rumah Berantakan

Capek, lihat keadaan rumah seringnya kayak kapal pecah. Mau ngapa-ngapain males. Bawaannya selalu capek karena mikir begitu banyak yang harus dibereskan. Setelah aku amati beberapa hari ini penyebab utamanya adalah karena kebiasaan buruk menaruh barang sembarangan. Bukan Cuma aku, tapi ibu, adik juga ayah sama saja. Adikku kalau selesai belajar pasti gak pernah diberesin buku-bukanya jadi semeja sampek ke lantai-lantai pula. Ayah kalau ganti baju asal naruh aja. Aku juga kalau lagi pulang kerja pas duduk di ruang tamu tas sama jilbab pasti menetap di situ. Gimana gak mau berantakan coba.

Ibuku bukan penganut paham cleanisian (Halah, istiha apa ini. ngarang). Dia paling bersih-bersih rumah kalau lagi sempet aja. Itupun kalau sempet. Keluarga kita tidak terlalu ambil pusing masalah kebersihan dan kerapian. Tapi aku kadang ngerasa risih lihat rumah berantakan. mau tidak mau  aku sebagai perwakilan dari ibu harus turun tangan.
Aku mulai menyusun kiat-kiat cara mengatasi rumahku yang berantakan.
1. membiasakan diri menaruh barang pada tempatnya
Karena penyebab utama rumah berantakan adalah kebiasaan menaruh barang sembarangan maka solusinya adalah menghilangkan kebiasaan buruk tersebut. Menggantinya dengan kebiasaan menaruh barang pada tempatnya.
2. Memperbaiki pola hidup
Kalau sebelumnya kita tidak terlalu peduli dengan kerapian. Maka sebaiknya pola hidup diperbaiki. Contohnya setiap bangun tidur tempat tidur harus dirapikan. Menyediakan tempat sampah di dalam rumah agar tidak sembarangan membiarkan bungkus permen atau camilan dimana-mana.
3.
jangan menunda pekerjaan
Salah satu kebiasaan buruk lainnya adalah membiarkan pekerjaan tertunda. Misalnya setelah mengangkat jemuran kita tidak langsung melipatnya. Jadi mulai sekarang biasakan langsung menyelesaikan pekerjaan sesegera mungkin agar tidak menumpuk.
4. mengatur jadwal bersih-bersih
setiap sebelum berangkat kerja aku selalu bersih-bersih. tapi tidak semua pekerjaan bisa aku kerjakan karena waktunya terbatas. Jam 8 aku sudah harus sampai di kantor. Jadi harus ngatur jadwal pekerjaan setiap harinya. Kalau besok nyapu lantai besoknya nyapu halaman. Meskipun gak dikerjakan semua asalkan rutin kayak gitu bisa jadi mengurangi kan.
5. menjaga kondisi rumah tetap bersih dan rapi
yang terakhir harus memantau keadaan rumah. Jangan sampai ada sesuatu yang tidak pada tempatnya. Artinya terus menjaga kebiasaan menaruh barang pada tempatnya.

Gini dulu deh hal-hal yang bakal aku lakukan untuk mengurai masalah rumahku yang berantakan. Semoga berhasil.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s